Dalam video ini, Anda akan mempelajari berbagai jenis margin1 yang akan Anda temui saat trading menggunakan platform Plus500.
Apa itu Margin?
Margin memungkinkan Anda untuk menggunakan leverage saat trading instrumen. Margin memungkinkan Anda untuk meletakkan percentage dari nilai open posisi trading sambil tetap mendapatkan eksposur penuh terhadap ukuran instrumen.
Hal ini meningkatkan eksposur & risiko trader terhadap fluktuasi pasar. Misalnya, jika suatu instrumen bergerak ke arah yang tidak menguntungkan trader, trader bertanggung jawab atas nilai penuh pergerakan trading dengan leverage.
Apa itu Initial Margin?
Initial Margin adalah jumlah yang diperlukan untuk membuka posisi leverage. Rasio margin memberikan informasi kepada trader mengenai kekuatan posisi dengan leverage.
Sebagai contoh, jika Anda trading instrumen yang memiliki Initial Margin sebesar 5%, atau dengan leverage 1:20, Anda hanya perlu menyisihkan jumlah margin tersebut untuk mendapatkan eksposur penuh. Manfaat trading dengan leverage adalah Anda bisa mendapatkan 100% dari keuntungan trading meskipun hanya 5% dari total nilai yang digunakan. Margin juga dapat merugikan trader, karena eksposur terhadap risiko lebih besar.
Seorang trader akan mengetahui bahwa ketika membuka posisi, dana yang digunakan untuk membuka posisi dipotong dari dana yang 'Available' (tersedia) sementara 'Equity' tetap sama. Cara sederhana untuk menghitung total saldo yang tersedia adalah: Available = Equity - Initial Margin.
Apa itu Maintenance Margin?
Maintenance Margin adalah jumlah minimum equity yang harus tetap tersedia di akun Anda untuk menjaga posisi trading tetap terbuka.
Jumlah Maintenance Margin yang dibutuhkan biasanya setengah dari nilai Initial Margin. Misalnya, jika suatu posisi membutuhkan 5% dari nilai transaksi sebagai Initial Margin, maka hanya 2,5% dari nilai transaksi tersebut yang perlu tetap tersedia sebagai Maintenance Margin agar posisi tersebut tetap terbuka.
Penting bagi trader untuk memahami bahwa jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi mereka dan nilai equity turun mendekati batas Maintenance Margin, maka risiko terkena Margin Call akan meningkat.
Anda bisa melihat persyaratan Maintenance Margin untuk setiap produk melalui Detail Instrumen di Platform Trading.
Contoh:
Seorang trader tidak memiliki posisi terbuka dan memiliki $2.000 di akun mereka. Misalnya, trader membuka posisi dengan leverage pada instrumen Oil dengan Initial Margin sebesar $1.000, dan satu lagi pada saham Netflix dengan jumlah Initial Margin yang sama.
Dalam kondisi ini, trader memiliki dua posisi terbuka, 'Available Balance’ menjadi $0, namun ‘Equity’ masih sekitar $2.000.
Saat nilai posisi berubah naik atau turun, nilai equity juga akan berubah. Namun, selama nilai equity tidak turun di bawah total Maintenance Margin gabungan sebesar $1.000 ($500 untuk Minyak dan $500 untuk Netflix), kedua posisi tersebut akan tetap terbuka.