Prediksi harga perak tahun 2026: Prediksi harga perak
Jelajahi prediksi bulanan pihak ketiga untuk harga perak (XAG).

Plus500 Experts • Maret 2026 • 5 menit membaca
Anda akan mempelajari:
- Harga perak secara historis.
- Prediksi harga perak jangka pendek.
- Faktor-faktor yang memengaruhi harga perak.
Riwayat harga perak:
- Lonjakan harga tahun 1980: Harga perak melonjak mendekati angka $50 per ounce pada Januari 1980, yang sebagian besar didorong oleh pembelian spekulatif serta upaya untuk memutar market oleh Hunt bersaudara sebelum runtuh tak lama setelah itu.
- Reli logam mulia tahun 2011: Harga perak naik mendekati angka $49 per ounce pada April 2011, yang didukung oleh permintaan investasi yang kuat dan kekhawatiran terkait stabilitas ekonomi global setelah krisis keuangan.
- Permintaan selama pandemi 2020: Harga perak melonjak di atas $28 per ounce pada tahun 2020, karena investor beralih ke logam mulia selama pandemi COVID-19 dan akibat ketidakpastian ekonomi global.
- Volatilitas terbaru: Harga perak telah mengalami kenaikan dan penurunan tajam dalam beberapa tahun terakhir karena kondisi makroekonomi dan geopolitik, permintaan industri, serta sentimen investor. Menurut Reuters, peran ganda logam ini sebagai logam mulia dan logam industri sering kali menyebabkan volatilitas yang lebih besar dibandingkan emas.
Grafik Harga
Apa yang mendorong harga perak?
Harga perak sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor makroekonomi seperti suku bunga, ekspektasi inflasi, dan kekuatan dolar A.S. Karena perak tidak menghasilkan pendapatan bunga, kenaikan imbal hasil obligasi dapat membuat logam ini kurang menarik dibandingkan aset yang menghasilkan bunga. Akibatnya, perubahan pada ekspektasi kebijakan bank sentral dan pergerakan market obligasi dapat dengan cepat memengaruhi arah pergerakan perak dalam jangka pendek.
Di saat bersamaan, permintaan investor yang kuat dan penggunaan industri terus membentuk prospek logam tersebut. Perak banyak digunakan di bidang elektronik, teknologi energi terbarukan, dan aplikasi industri lainnya, yang berarti aktivitas ekonomi dan tren manufaktur dapat memengaruhi permintaan.
Menurut J.P. Morgan Global Research, permintaan industri telah menjadi faktor utama di balik kenaikan harga perak yang kuat dalam beberapa tahun terakhir, bersamaan dengan minat investor terhadap logam mulia selama periode ketidakpastian. (Sumber: J.P. Morgan Global Research, 10 Februari 2026).
Prospek jangka pendek: Prediksi harga perak tahun 2026
Melihat ke depan, para analis memperkirakan harga perak akan tetap berfluktuasi dalam jangka pendek karena market menyeimbangkan permintaan industri yang kuat dengan ketidakpastian ekonomi makro. Prediksi dari lembaga keuangan besar menunjukkan bahwa harga perak dapat terus diperdagangkan pada level yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun fluktuasi jangka pendek akan tetap signifikan. Menurut J.P. Morgan Global Research, harga perak rata-rata diperkirakan mencapai angka $81 per ounce selama tahun 2026, yang mencerminkan pertumbuhan permintaan berkelanjutan di samping volatilitas harga yang tinggi (menariknya, pada tanggal 5 Maret 2026, harga perak diperdagangkan sekitar $82-$86 karena ketidakpastian geopolitik yang sebagian besar muncul dari Timur Tengah, antara Israel dan Iran).
Secara keseluruhan, prospek jangka pendek untuk perak menunjukkan market yang didorong oleh kekuatan yang saling bersaing: tekanan makroekonomi yang terkait dengan suku bunga dan kondisi market keuangan, di samping permintaan berkelanjutan dari Pelanggan industri dan investor yang mencari diversifikasi dalam logam mulia.
Menurut J.P. Morgan Global Research, keseimbangan antara faktor-faktor pendorong ini kemungkinan akan membuat harga perak tetap berfluktuasi dalam beberapa bulan mendatang sambil mempertahankan harga dasar yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (Sumber: J.P. Morgan Global Research, 10 Februari 2026).
Poin Penting - Prediksi harga perak:
- Harga perak sangat fluktuatif di awal tahun 2026, melonjak di awal tahun sebelum kemudian terkoreksi seiring perubahan suku bunga dan sentimen investor.
- Faktor makro seperti suku bunga A.S., ekspektasi inflasi, dan kekuatan dolar tetap menjadi pendorong utama harga perak dalam jangka pendek.
- Permintaan industri, khususnya dari sektor elektronik dan energi terbarukan, terus mendukung market.
- Prospek jangka pendek: Para analis memperkirakan volatilitas akan berlanjut tetapi dengan dukungan mendasar, dengan J.P. Morgan memperkirakan harga perak rata-rata mencapai sekitar $81 per ounce di tahun 2026.
*Konten yang disajikan di situs web ini hanya untuk tujuan pemasaran dan informasi umum. Ini bukan merupakan riset investasi, saran, atau rekomendasi pribadi, dan juga tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan independensi riset investasi. Informasi dan pandangan didasarkan pada sumber pihak ketiga dan data historis yang diyakini dapat diandalkan, tetapi tidak ada pernyataan atau jaminan yang dibuat mengenai keakuratan atau kelengkapannya. Segala opini atau prediksi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan performa masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang. Materi ini tidak mempertimbangkan tujuan atau keadaan finansial individu dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat pribadi. PLUS500 tidak memberikan riset investasi atau rekomendasi yang dipersonalisasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari penggunaan informasi ini.